Unjuk rasa menentang kedatangan ratu porno Jepang Maria Ozawa alias Miyabi ke Indonesia memang telah gencar dilakukan sejumlah kelompok. Namun, aksi yang digelar mahasiswa STAIN Kudus ini cukup menarik. Pasalnya, mereka melakukan aksi dengan membakar beberapa pakaian dalam perempuan.Aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIN, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Mahasiswa Peduli Bangsa (MPB). Mereka memulai aksi di dalam kompleks kampus STAIN sekitar pukul 09.00 WIB, dengan cara berkeliling kampus sambil berorasi."Tolak Miyabi. Selamatkan bangsa dan generasi muda dari virus pornografi dan pornoaksi," kata salah satu orator aksi, Anas Marzuki, sekaligus sebagai koordinator aksi.Setelah berorasi keliling kampus, para mahasiswa mengumpulkan poster penolakan Miyabi. Mereka membakarnya bersama beberapa pakaian dalam perempuan sebagai simbol penolakan terhadap rencana kedatangan Miyabi.Selanjutnya, para mahasiswa membubuhkan tanda tangan di atas kain berwarna putih sepanjang tiga meter. Koordinator aksi, Anas Marzuki mengatakan, aksinya bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk turut serta menyelamatkan generasi muda dari virus pronograsi dan pornoaksi.Rencananya, Miyabi yang akan bermain film bertajuk Menculik Miyabi, akan datang ke Indonesia pada 14 Oktober 2009. Namun, belum jelas apakah penentangan dari sejumlah tokoh dan kelompok massa akan mengurungkan kedatangannya.Tuesday, October 13, 2009
Tolak Miyabi, Mahasiswa Bakar Bra Ditulis
Unjuk rasa menentang kedatangan ratu porno Jepang Maria Ozawa alias Miyabi ke Indonesia memang telah gencar dilakukan sejumlah kelompok. Namun, aksi yang digelar mahasiswa STAIN Kudus ini cukup menarik. Pasalnya, mereka melakukan aksi dengan membakar beberapa pakaian dalam perempuan.Aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIN, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Mahasiswa Peduli Bangsa (MPB). Mereka memulai aksi di dalam kompleks kampus STAIN sekitar pukul 09.00 WIB, dengan cara berkeliling kampus sambil berorasi."Tolak Miyabi. Selamatkan bangsa dan generasi muda dari virus pornografi dan pornoaksi," kata salah satu orator aksi, Anas Marzuki, sekaligus sebagai koordinator aksi.Setelah berorasi keliling kampus, para mahasiswa mengumpulkan poster penolakan Miyabi. Mereka membakarnya bersama beberapa pakaian dalam perempuan sebagai simbol penolakan terhadap rencana kedatangan Miyabi.Selanjutnya, para mahasiswa membubuhkan tanda tangan di atas kain berwarna putih sepanjang tiga meter. Koordinator aksi, Anas Marzuki mengatakan, aksinya bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk turut serta menyelamatkan generasi muda dari virus pronograsi dan pornoaksi.Rencananya, Miyabi yang akan bermain film bertajuk Menculik Miyabi, akan datang ke Indonesia pada 14 Oktober 2009. Namun, belum jelas apakah penentangan dari sejumlah tokoh dan kelompok massa akan mengurungkan kedatangannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

It's nice blog content
ReplyDeletegreeting
Well noted and need your further advise to be better ..Thank you
ReplyDelete